PSGnews

the Lava Pijar

BERITA SPORTS SURABAYA

PSG Soccer School Eksis Gelar Latihan Rutin

PSG Soccer School
Siswa atlet PSG Soccer School solid latihan hari Sabtu sore (12/7/2025) lalu di lapangan Poltekpel Gununganyar, Surabaya. (SG/REDAKSI)

Latihan PSG Soccer School Pekan Ini Minggu Pagi

Banner PSG Unika Net

SURABAYA (SG) Sekolah sepak bola (SSB) PSG Soccer School hingga saat ini masih eksis menggelar latihan di lapangan Poltekpel Gununganyar, Surabaya, Sabtu sore (12/7/2025).

Kala itu hadir latihan sepak bola dasar 14 anak mulai usia 5 hingga 16 tahun. Mereka antusias melahap sesi dari Coach Romadhon dan Agung (kiper, red).

Pasang surut juga dialami SSB yang lahir di Gununganyar ini, karena relatif baru. Kendati demikian, setiap pekannya latihan tak pernah putus.

Dari sisi jumlah siswa sebetulnya sudah cukup ideal hampir 100-an anak. Tetapi, dari presensi kehadiran memang fluktuatif.

Banner PSG Unika Net

Biasanya, karena ada kegiatan di luar sepak bola, seperti les, sekolah, ekstra cabor lain, musik hingga belajar di TPQ.

“Namanya SSB, kami tidak membebani anak-anak seperti pemain klub amatir. Tetapi, bagi yang ada bakat dan dukungan orang tua atau wali, maka kami berikan menu latihan lebih,” tutur pembina PSG, Harun Effendy.

Menurutnya, siswa PSG memang eksklusif tidak seperti kebanyakan sekolah sepak bola di lapangan aset pemkot. Sementara SSB berjuluk Lava Pijar ini memanfaatkan lapangan standar, terkesan ‘mahal’.

“Perkembangan sepak bola nasional kita sangat bagus. Maka sejak dini penting memberikan dasar mulai standar lapangan dan para pelatih dengan pengalaman dan mengantongi lisensi dari asosiasi (PSSI, red). Sehingga ini bentuk tanggung jawab kita kepada siswa yang ikut latihan terutama orang tua yang sudah mengeluarkan biaya,” terangnya.

Banner PSG Unika Net

Bahkan, sambung Harun, di lapangan ini, kini juga berlangsung kompetisi usia 16 tahun, Liga Persebaya. “Ini bukti nyata, kalau tempat kami memenuhi standarisasi nasional. Ya walaupun harus adaptasi baru latihan Sabtu sore,” bebernya.

Ia menjelaskan, bahwa untuk latihan hari Minggu pagi, bergantian dengan kompetisi Persebaya. Kalau pas libur, maka PSG balik Minggu pagi. Sementara tambahan Rabu dan Jumat sore melihat antusias siswa.

“Pekan ini, Liga Persebaya libur karena putaran Piala Soeratin U-17 Jatim, infonya. Makanya PSG latihan hari Minggu pagi,” katanya.

Soal biaya ikut latihan memang relatif ‘mahal’, tetapi kalau dicermati kapasitas dan kualitas latihan sebenarnya terjangkau. “Jangan khawatir ada keringanan biaya bagi anak yatim, duafa, hingga beasiswa prestasi,” pungkasnya. (red)

Visited 1 times, 1 visit(s) today
Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page