PSGnews

the Lava Pijar

FEATURED JATIM

Mengenal Sepak Bola Thailand Lewat Assumption United

Assumption United
Kahfi deRossi usai menerima materi latihan dari Coach Romanus sebagai persiapan menjelang trial ke Assumption United di Bangkok, Thailand. (SG/HARUN)

PSGunika.Net – Persiapan trial ke klub Liga 3 Thailand, Assumption United Bangkok, mulai dilakukan oleh pemain muda Kahfi deRossi, Sabtu pagi (22/11/2025) di Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia.

Banner PSG Unika Net

Persiapan awal trial ke Assumption United itu, berupa latihan pengenalan sepak bola Thailand. Di mana, lebih membiasakan pengembangan sepak bola modern.

Proses latihan dalam pengawasan langsung agensi, sekaligus pelatih Romanus Seran Bria. Pria asli NTT yang merantau ke Surabaya, kemudian belajar ilmu kepelatihan di Singapura, Jepang dan Thailand sejak 2018 lalu ini, langsung memberikan koreksi deRossi usai latihan.

Dalam kesempatan itu, pemilik nama lengkap Muhammad Kahfirossi Satria Hantaliandy tersebut, bermain dengan para pemain old star.

Menurut Romanus, penting untuk melakukan persiapan dini, agar tidak kaget dengan kebiasaan sepak bola di Thailand.

Banner PSG Unika Net

“Kita tidak bicara bagaimana ciri sepak bola Thailand. Tapi di sana, sejak kecil sudah terbiasa dengan sepak bola modern. deRossi tadi bermain gelandang. Seharusnya lebih banyak passing. Kurangi dengan bola, karena kita main tim. Karena kalau kita banyak bawa bola, teman lainnya hanya nonton. Dan cenderung tidak disiplin bermain. Atau sering meninggalkan posisi,” ujarnya.

Menurutnya, bahwa di Thailand kalau ada seleksi. Dan kalau ada pemain banyak dribel. Itu akan dipulangkan. 

“Makanya di sini, saya juga mendapat undangan untuk melihat pemain-pemain dari akademi. Juggling saja belum bisa. Hanya kecepatan. Ini belum cukup. Di Thailand, anak-anak muda bermain sangat tenang. Dan mengutamakan akurasi passing dan tendangan ke gawang. Makanya deRossi ini, saya kenalkan untuk latihan mandiri, agar tidak kaget. Saya kira, dua bulan itu lama. Tapi untuk persiapan, akan terasa sebentar saja,” tuturnya.

Selanjutnya, pemain Sasana Bhakti di kompetisi Liga Persebaya U-18, dan baru saja menjadi finalis Liga 4 Surabaya bersama Semut Hitam ini. Nanti akan lebih banyak menerima materi latihan, baik di rumah maupun ketemu lagi seminggu tiga kali.

“Kita juga berikan materi untuk mencapai berat badan ideal dengan tinggi badan. Sebab di Thailand tinggi pemain tidak terlalu. Namun, akurasi bermain ini yang penting. Makanya saya tidak ingin malu, asal membawa pemain,” terangnya.

Banner PSG Unika Net

Selain deRossi, nantinya juga akan ada pemain lain yang akan bergabung. “Nanti sebelum berangkat kita kumpulkan se-Indonesia ini, satu tim untuk uji coba. Supaya makin matang persiapan. Karena di Thailand tidak sekedar trial. Tapi kita seleksi di sana, kalau bagus, ya dapat kontrak,” tukasnya.

Dia berharap, deRossi bisa menjawab kesempatan ini dengan optimal. “Saya pesan, sebagai pemain. Harus banyak koreksi diri sendiri, setelah latihan maupun bertanding. Karena kita harus punya analisis sendiri, agar tahu yang harus diperbaiki,” pungkasnya.

Di Jawa Timur, Romanus juga melawat ke sejumlah SSB dan akademi. Termasuk, rencananya Minggu pagi (23/11) bakal mampir ke PSG Soccer School di Lapangan Poltekpel Gununganyar, Surabaya. (Harun)

Visited 17 times, 1 visit(s) today
Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page