Fakhri Husaini Inginkan Final PON XXI 2024 Berkualitas

Fakhri Husaini
Fakhri Husaini Pelatih PON Jatim saat memberikan keterangan pers di Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh usai laga semifinal lawan Aceh, Senin (16/9/2024) lalu. (Foto: KONI/Wetly)

BANDA ACEH (PSG) – Tim sepakbola Jawa Timur (Jatim) menjaga asa meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut. Di laga pamungkas, Jatim akan menghadapi tim sepakbola Jawa Barat (Jabar) yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (18/9/2024). Laga kedua kesebelasan diharapkan menjadi tontonan menarik dan pertandingan yang berkualitas.

Harapan tersebut disampaikan pelatih sepakbola Jatim Fakhri Husaini. “Sepakbola harus memberikan kebaikan kepada semua,” kata Fakhri dalam sesi jumpa pers di Media Center PON XXI 2024 Aceh-Sumut, Hotel Hermes, Banda Aceh, Selasa (17/9/2024) malam.

Salah satu syarat agar partai final antara Jatim dan Jabar menjadi tontonan menarik adalah harus dipimpin wasit berkualitas. Seperti halnya babak semifinal antara tim sepakbola Jatim dan tuan rumah Aceh. Pertandingan di pimpin wasit dari Liga 1.

PSG Unika
SPACE IKLAN

Sekalipun tuan rumah Aceh harus kalah, semua pihak dapat menerimannya. Termasuk suporter Aceh yang di perkirakan mencapai 44 ribu orang. Sementara suporter tim sepakbola Jatim hanya sekitar 300-400 orang. Tapi mereka merasa nyaman dan aman karena pertandingan berlangsung baik. 

“Bayangkan, 300-an supporter Jatim di antaranya ribuan suporter Aceh. Tidak ada satupun batu yang mengarah ke suporter Jatim. Semuanya bisa menerima meski Aceh kalah,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Fakhri banyak menyoroti kepemimpinan wasit pada babak perempat final antara Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Aceh. Sebenarnya, lanjut Fakhri, kedua kesebelasan di perkuat dengan pemain berkualitas. Mereka pula yang akan menjadi masa depan sepakbola Indonesia.

READ  Turnamen Barati 2025 di Surabaya Sukses? Tapi Ini Faktanya

Namun laga kedua kesebelasan menjadi tidak menarik karena kualitas wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Wasit berat sebelah saat mengambil keputusan dan banyak menguntungkan salah satu tim. 

“Menyaksian Sulteng lawan Aceh, saya sangat sedih. Pertandingan jadi tidak berkualitas karena di pimpin wasit yang tidak berkualitas,” tandasnya.

Apakah di perlukan VAR? menurut Fakhri, terlalu mahal untuk menerapkan perangkat tersebut untuk even setingkat PON. Orang awam pun yang menyaksikan laga antara Aceh lawan Sulteng tahu bahwa wasitnya tidak berkualitas. 

“Orang bodoh pun tahu. Tidak perlu VAR. Wasit harus punya hati nurani. Apalagi mereka itu pemain-pemain muda,” tandas Fakhri Husaini.        

Sementara soal strategi menghadapi Jabar di final, Fakhri tak berbicara banyak. Pastinya dari 23 pemain yang di bawa ke PON XXI, hanya satu pemain yang tidak bisa tampil. Yakni Rafael yang mengalami cedera ligamen.

Tidak menutup kemungkinan, Fakhri menerapkan formasi yang sama seperti saat menghadapi Aceh di babak semifinal. Namun formasi pemain bisa juga berubah menyesuaikan kondisi di lapangan. 

“Semua tim sudah tahu kekuatan masing-masing. Kami juga sudah punya video dan catatan tim Jabar. Untuk formasi pemain, tunggu informasi medis,” tutur pri asal Aceh tersebut. (*)

Spread the love

Related Posts

SSB PSG Bangga Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

JAKARTA, PSGunika.Net – Harun Effendy selaku pengurus harian sekolah sepak bola (SSB) dan futsal beserta keluarga besar PSG Soccer School ikut menyambut suka cita atas keberhasilan penggawa Timnas Indonesia meraih…

Spread the love

PSG Soccer School Terus Kedatangan Siswa Baru

SURABAYA, PSGunika.Net – Datang dan pergi begitu lah siklus wajar yang juga terjadi di sekolah sepak bola dan futsal SSB PSG Soccer School. Hal ini terlihat pada latihan reguler Sabtu…

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

SSB PSG Bangga Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

SSB PSG Bangga Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

PSG Soccer School Terus Kedatangan Siswa Baru

PSG Soccer School Terus Kedatangan Siswa Baru

Sempat Unggul, Unika FS U17 Babak Belur di Laga Perdana SRC

Sempat Unggul, Unika FS U17 Babak Belur di Laga Perdana SRC

Unika FS U17 Kalah 0-4 Versus Peserta Linus Jatim

Unika FS U17 Kalah 0-4 Versus Peserta Linus Jatim

18 Tim AFK Surabaya Ikuti SRC 2026 Road to Porprov 2027

18 Tim AFK Surabaya Ikuti SRC 2026 Road to Porprov 2027

Ayo Gabung! PSG Soccer School Buka Pendaftaran Siswa Baru

Ayo Gabung! PSG Soccer School Buka Pendaftaran Siswa Baru

You cannot copy content of this page