PSG Soccer School Kedatangan Eks Pelatih Persebaya U12

PSG Soccer School
SKILL: Coach Oetoyo memberikan contoh cara berhadapan satu lawan satu kepada siswa atlet PSG Soccer School. (SG/HARUN)

SURABAYA (SG) – Sekolah sepak bola (SSB) PSG Soccer School kedatangan pelatih tamu, Oetoyo, pada latihan reguler, Sabtu sore (27/6/2206) di Gununganyar. Pelatih kawakan ini mengisi sesi coach Romadhon, karena mendampingi PS Sasana Bhakti bertanding di Liga Persebaya U16.

Coach Oetoyo bukan sosok asing di panggung sepak bola khususnya usia dini. Pasalnya lebih dari 30 tahun menjadi pelatih SSB IM, telah melahirkan banyak pemain nasional, juga ratusan trofi juara. Kali ini siswa atlet PSG Soccer School mendapatkan kehormatan menimba ilmunya.

Terakhir, ia sukses membawa Persebaya U12 menjuarai turnamen internasional di Denpasar, Bali dua tahun lalu. Tak hanya itu, skuad Bajul Ijo U12 hingga U17, juga pernah merasakan sentuhan magisnya. Dan saat ini, Oetoyo menjadi pelatih U13 dan U14 Haggana FC pada kompetisi Soeratin dan Liga Persebaya.

PSG Unika
SPACE IKLAN

“Kebetulan hari Sabtu kosong, makanya bisa menyempatkan waktu,” katanya.

Meski dimakan usia, namun Shin Tae Yo, sapaannya, tetap semangat menularkan ilmunya. Tampak anak-anak juga bersemangat melahap semua materi. Mulai teknik dasar passing hingga tendangan ke gawang.

Pada sesi menendang ke gawang, setiap anak, oleh Oetoyo, diminta menendang berkali-kali. Hasilnya luar biasa, dari puluhan kali percobaan itu, anak-anak Lava Pijar, julukan PSG Soccer School, akhirnya menemukan juga tembakan terbaik masing-masing.

“Saya lihat ada anak-anak yang punya potensi, bisa didorong ikut seleksi Persebaya U13 maupun tampil di Piala Soeratin,” ungkapnya.

Lantas, dia menunjuk salah satu siswa atlet yang memiliki tendangan kaki kiri. “Bagus anak yang menendang kidal itu langka, potensi, nilainya mahal,” ujar Oetoyo.

Kemudian, dia juga menawarkan anak-anak PSG Soccer School untuk sparing melawan tim asuhannya, Haggana FC. “Kayak anak yang usia 13 itu, bisa saya pinjam untuk Piala Soeratin,” tukasnya.

READ  Liga Persebaya U-14 Hasil Minggu 4 Mei di Angkasa Pura Sidoarjo

Di sisi lain, Harun, pengurus harian PSG, mengaku, kalau PSG memang membutuhkan pelatih tambahan. Alasannya, saat ini tumbuh kelompok usia 9 dan 11 tahun. Sisanya acak di bawah 7 tahun dan di atas 13 tahun.

“Kami sedang mempertimbangkan adanya penambahan pelatih, dengan catatan, absensi pemain stabil, supaya juga efektif dalam materi latihan,” tandas pengurus Askot PSSI Surabaya ini. (*)

Spread the love

Related Posts

SSB PSG Bangga Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

JAKARTA, PSGunika.Net – Harun Effendy selaku pengurus harian sekolah sepak bola (SSB) dan futsal beserta keluarga besar PSG Soccer School ikut menyambut suka cita atas keberhasilan penggawa Timnas Indonesia meraih…

Spread the love

PSG Soccer School Terus Kedatangan Siswa Baru

SURABAYA, PSGunika.Net – Datang dan pergi begitu lah siklus wajar yang juga terjadi di sekolah sepak bola dan futsal SSB PSG Soccer School. Hal ini terlihat pada latihan reguler Sabtu…

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

SSB PSG Bangga Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

SSB PSG Bangga Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

PSG Soccer School Terus Kedatangan Siswa Baru

PSG Soccer School Terus Kedatangan Siswa Baru

Sempat Unggul, Unika FS U17 Babak Belur di Laga Perdana SRC

Sempat Unggul, Unika FS U17 Babak Belur di Laga Perdana SRC

Unika FS U17 Kalah 0-4 Versus Peserta Linus Jatim

Unika FS U17 Kalah 0-4 Versus Peserta Linus Jatim

18 Tim AFK Surabaya Ikuti SRC 2026 Road to Porprov 2027

18 Tim AFK Surabaya Ikuti SRC 2026 Road to Porprov 2027

Ayo Gabung! PSG Soccer School Buka Pendaftaran Siswa Baru

Ayo Gabung! PSG Soccer School Buka Pendaftaran Siswa Baru

You cannot copy content of this page