

Peserta Kompetisi Liga Futsal AFK Surabaya 2025 Divisi Utama Resmi Hanya 6 Tim Di antaranya Unika Futsal
SURABAYA (SG) – Bertanding di lapangan Nisrina Sambikerep, Kompetisi Divisi Utama 2025 Liga Futsal AFK Surabaya akhirnya resmi bergulir 6 klub anggota yang lolos kualifikasi sebagai peserta kasta tertinggi.
“Liga ini terbentuk sesuai aspirasi dan kebutuhan para anggota AFK Surabaya. Tim yang tergabung pada liga kasta divisi utama ini kualifikasi melalui turnamen pra musim tahun lalu. Sehingga terpilihlah 6 tim tersebut,” ujar Abdullah, Ketua AFK Surabaya.
Dalam sambutannya, Abdullah menyampaikan pentingnya liga ini sebagai bagian dari ajang pembinaan, pembibitan dan pengembangan atlet futsal Surabaya. Khususnya untuk even- even multinasional, seperti porprov dan PON plus persiapan awal bagi talenta futsal yang akan terjun ke futsal profesional.
Sementara Yobel selaku operator liga mengaku bersyukur, karena liga bisa digelar. “Puji syukur hari ini Liga Futsal Surabaya bisa digelar, sebagai tempat pembibitan pemain futsal surabaya. Maka syarat dari liga ini adalah para pemain wajib ber KTP Surabaya dengan sistem kompetisi penuh,” katanya.
Dan sebagai informasi, keenam tim peserta liga divisi utama, yakni GGFS, Al Ahly, Unika, Satria Merah Putih, Kalimas dan SFS.
Ricuh Final Porprov IX Jatim
Menyambung, Abdullah juga menanggapi insiden penundaan final futsal putra antara Surabaya versus Kota Malang. Laga terhenti karena ulah suporter tuan rumah di GOR Polinema, Jumat siang (27/6). Sementara Surabaya unggul 2-0 hingga 8 menit jelang bubaran saat pertandingan dihentikan.
“Sangat sayang terjadi kericuhan, padahal sebelum pertandingan, di depan ribuan suporter, antara AFK Surabaya dan Malang melakukan aksi simpatik agar komitmen kondusif dengan menandai penyerahan karangan bunga,” bebernya.
Oleh karena itu, dia telah menjalin komunikasi secara intensif dengan KONI Surabaya juga AFP Jatim. “Pertandingan berjalan fair sebelum adanya ulah suporter. Jadi tidak ada alasan lagi, sisa waktu pertandingan tidak digelar,” tegasnya.(Harun)



































